It's better to be the only one, rather than the number one

MASALAH PERTANAHAN DI INDONESIA

MASALAH PERTANAHAN DI INDONESIA
293 Downloads

MASALAH PERTANAHAN DI INDONESIA (Laporan lnterim Menteri Negara Ekuin/Ketua Bappenas dan Menteri Negara Riset Republik lndonesia)

Penyusun: Tim Penelitian Masalah Pertanahan

Penyunting: Ahmad Nashih Luthfi, Dwi Wulan Pujiriyani, Dian Aries Mujiburohman, Westi Utami, Dani Iswahyuni, Fita Anggraini Yuliana, Siti Faizah

Halaman: xxxiv + 206

Penerbit: STPN Press, November 2020

 

Buku ini adalah penerbitan pertama kali secara utuh atas naskah yang semula berjudul Laporan Interim Masalah Pertanahan yang cukup fenomenal di kalangan para peneliti pertanahan Indonesia namun ternyata sekian lama sulit diakses dan tidak mudah tersedia bagi publik. Naskah ini dihasilkan pada tahun 1978 oleh para ilmuwan Indonesia yang ahli dalam bidangnya, dibawah koordinasi Menteri Negara Ekuin/Ketua Bappenas dan Menteri Negara Riset atas penugasan langsung presiden saat itu.

Buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah ringkasan, dimulai dengan tinjauan umum yang memberikan konteks situasi menjelang hingga pertengahan era 1970-an berupa man-land ratio, permintaan tanah untuk beragam kebutuhan serta keberadaan peraturan-perundang-undangan dalam menyikapi perubahan yang sedang terjadi. Bagian pertama ini diakhiri dengan saran kebijakan jangka pendek dan jangka panjang untuk dijadikan sebagai dasar dalam GBHN pemerintah kala itu.

Bagian kedua berisi laporan lengkap hasil penelitian mengenai eksistensi perundang-undangan pertanahan tentang persoalan penguasaan dan pemilikan; masalah penggarapan tanah rakyat untuk tanaman tebu; budidaya tambak di Indonesia; masalah pemilikan, penguasaan dan penggarapan tanah dalam hubungannya dengan pembangunan pengairan; masalah pertanahan di Daerah Istimewa Aceh dan di Sumatera Barat. Kondisi pertanahan antara di Jawa dengan di Luar Jawa berbeda sehingga Tim perlu mengkaji persoalan pertanahan di kedua daerah tersebut.

Laporan ini dapat menjadi cermin pembelajaran. Kita dapat mengamati apakah Indonesia telah menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar yang sudah terjadi pada tahun-tahun tersebut ataukah justru semakin menjauh dari penyelesaian atas persoalan-persoalan itu.

Buku ini diterbitkan sebagai persembahan untuk Prof. Dr. Sediono M.P. Tjondronegoro (4 April 1928 –  3 Juni 2020) sebagai penyusun ringkasan eksekutif dalam laporan ini.

Perlindungan Hak atas Tanah Masyarakat Hukum Adat dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum

Perlindungan Hak atas Tanah Masyarakat Hukum Adat dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum
364 Downloads

Perlindungan Hak atas Tanah Masyarakat Hukum Adat dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum

Penulis: Marulak Togatorop

Halaman: xv + 242

Penerbit: STPN Press, November 2020

 

Buku ini membahas tentang pengaturan perlindungan hak atas tanah masyarakat hukum adat dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Isu utama hubungan keduanya terkait dengan  persoalan ganti rugi.

Buku ini juga membahas tentang  perlindungan hak atas tanah masyarakat hukum adat, eksistensi hak atas tanah masyarakat hukum adat dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum, dan implementasi perindungan hak atas tanah masyarakat hukum adat dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Masyarakat hukum adat memiliki landasan filosofis yang saling keterkaitan erat dengan tanah adat atau hak ulayatnya, terutama mengenai pola penguasaan dan pemanfaatannya. Ia juga memiliki kewenangan penuh secara adat dalam penguasaan dan pemanfaatan atau pengelolaan tanah ulayatnya, namun secara yuridis formal kewenangan yang dimilikinya tidak sekuat yang dimiliki oleh negara.

 

Keadilan Agraria dan Penataan Ruang sebagai Basis Integrasi Bangsa

Keadilan Agraria dan Penataan Ruang sebagai Basis Integrasi Bangsa
259 Downloads

Keadilan Agraria dan Penataan Ruang sebagai Basis Integrasi Bangsa

Editor: Erfiana Prihastuty, Supinah, Dian Ayu Purwasari

Penulis: 15 finalis lomba esai agraria nasional 2019

STPN Press 2020

 

“Keadilan Agraria dan Penataan Ruang Sebagai Basis Integrasi Bangsa” merupakan sebuah tema lomba esai agraria nasional ke-5 tahun 2019 yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dalam rangka memperingati hari Dies Natalis Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional ke-56 dan Hari Agraria dan Tata Ruang ke-59. Tema ini kami adaptasi menjadi sebuah buku yang berisikan 15 naskah esai terbaik, ditulis oleh mahasiswa dari berbagai latar keilmuan yang berbeda di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Kebangkitan Studi Reforma Agraria di Abad 21

Kebangkitan Studi Reforma Agraria di Abad 21
150 Downloads

Buku ini terbit sebagai bagian dari suatu rangkai kegiatan dari LiBBRA (Lingkar Belajar Bersama Reforma Agraria), suatu kelompok para pelajar, penggerak, pengajar dan peneliti agraria berupa membaca, menuliskan ringkasan, apresiasi dan kritik, dan mendiskusikan naskah-naskah akademik terpilih mengenai kebangkitan agenda reforma agraria di badan pembangunan internasional, negara-negara dan organisasi gerakan sosial.

Bahan bacaan dalam forum LiBBRA berasal dari artikel jurnal dan laporan dalam bahasa Inggris yang kemudian diseleksi dan diterjemahkan hingga hadir menjadi buku ini dan terbit tahun 2008 oleh STPN Press.

 

Judul: Kebangkitan Studi Reforma Agraria di Abad 21

Penulis: Henry Bernstein, Terence J. Byress, Saturnino Borras, Cristobal Kay, dkk

Kata Pengantar: Noer Fauzi

Penerjemah: Dina Septi Utami, Imam Iqbal, Dian Yanuardy, Ahmad Nashih Luthfi, Eko Prasetyo Darmawan

Penerbit: STPN Press

Tahun 2008:

Halaman: 383 hlm.

 

Reforma Agraria, Dinamika Aktor dan Kawasan

Reforma Agraria, Dinamika Aktor dan Kawasan
114 Downloads

Buku ini terbit sebagai bagian dari suatu rangkai kegiatan dari LiBBRA (Lingkar Belajar Bersama Reforma Agraria), suatu kelompok para pelajar, penggerak, pengajar dan peneliti agraria berupa membaca, menuliskan ringkasan, apresiasi dan kritik, dan mendiskusikan naskah-naskah akademik terpilih mengenai kebangkitan agenda reforma agraria di badan pembangunan internasional, negara-negara dan organisasi gerakan sosial.

Bahan bacaan dalam forum LiBBRA berasal dari artikel jurnal dan laporan dalam bahasa Inggris yang kemudian diseleksi dan diterjemahkan hingga hadir menjadi buku ini dan terbit tahun 2008 oleh STPN Press.

Penulis: Peter Rosset, Klaus Deininger, dkk

Kata Pengantar: Noer Fauzi

Penerjemah: Amin Tohari, Dina Septi Utami, Ahmad Nashih Luthfi, Eko P. Darmawan, Muryana, Indro Suprobo

Penerbit: STPN Press

Halaman: 329 hlm

Tahun: 2008

Perjuangan Keadilan Agraria: Inspirasi Gunawan Wiradi

Perjuangan Keadilan Agraria: Inspirasi Gunawan Wiradi
6 Downloads

Judul: Perjuangan Keadilan Agraria: Inspirasi Gunawan Wiradi

Penyunting: Adi D. Bahri dan Mohamad Shohibuddin

Tahun: Mei 2020

 

Dr. (HC) Gunawan Wiradi, M.Sc. adalah Guru Utama Reforma Agraria Indonesia. Beliau telah menjadi narasumber di bidang agraria dan pertanahan dalam kegiatan ilmiah di STPN sejak tahun 1990-an. Mulai tahun 2006 beliau diangkat sebagai anggota Dewan Penyantun STPN. Beliau juga menjadi penasehat di beberapa lembaga penelitian seperti Akatiga, Sajogyo Institute,  Bina Desa, dan Lembaga Swadaya Masyarakat seperti Konsorsium Pembaruan Agraria.

Pada tahun 2018 Dr. (HC) Gunawan Wiradi, M.Sc. merayakan ulang tahun ke 86 tahun. Untuk menghormati beliau dihimpun sejumlah tulisan dari berbagai kolega. Terdapat 37 tulisan yang terkumpul sehingga direncanakan dijadikan dua buku. Buku pertama telah terbit dengan judul “Perjuangan Keadilan Agraria” oleh penerbit Insist Press bekerjasama dengan Akatiga dan Bina Desa (2019).

Adapun buku kedua tahun 2020 ini diberi judul “Perjuangan Keadilan Agraria: Inspirasi Gunawan Wiradi”, bertujuan untuk menyambut ulang tahun Dr. (HC) Gunawan Wiradi, M.Sc. ke 88 tahun.

Nanos Gigantum Humeris Insidentes: Sebelum Meneliti Susunlah Bibliografi Beranotasi dan Kajian Pustaka

Nanos Gigantum Humeris Insidentes: Sebelum Meneliti Susunlah Bibliografi Beranotasi dan Kajian Pustaka
1781 Downloads

Judul: Nanos Gigantum Humeris Insidentes: Sebelum Meneliti Susunlah Bibliografi Beranotasi dan Kajian Pustaka
Penulis: Noer Fauzi Rachman dan Ahmad Nashih Luthfi
Tahun Terbit: Mei 2020
Penerbit: STPN Press
Halaman: xxxvi + 110 hlm.
ISBN: 978-602-7894-13-6

“Penulis buku menyajikan secara jelas bagaimana langkah-langkah dalam penelusuran literatur ini, apa dan bagaimana caranya menganalisis suatu naskah itu dan bagaimana menyusunnya menjadi annotasi bibliografi yang dapat digunakan sebagai dasar bagi peneliti untuk menentukan state of the art dari topik atau tema yang terkait dengan fokus penelitian. Dalam buku ini disampaikan juga contoh-contoh anotasi yang memudahkan pembaca yang baru untuk mengerti bagaimana membuat suatu anotasi bibliografi yang baik dan kajian pustaka yang baik.” (Suraya Afiff, PhD. Dosen Ekologi Politik, Departemen Antropologi, Universitas Indonesia).

“Sandaran keilmuan yang kokoh dalam memperoleh dan mengembangkan ilmu tidak hanya ditekankan dalam disiplin ilmu keagamaan (diistilahkan dengan sanad keilmuan), namun merupakan cara kerja keilmuan di bidang apapun. Dalam bahasa Arab, sanad selain berarti sandaran juga mengandung arti bukit: dalam konteks ini adalah akumulasi pengetahuan yang menjulang. Karena itu, sumbangan buku ini tidak terbatas pada aspek “how to” dalam melakukan kajian pustaka dan menyusun bibliografi beranotasi, namun juga mengingatkan kembali sikap dan etika dasar bagi semua penuntut ilmu.” (Mohamad Shohibuddin, dosen Fakultas Ekologi Manusia IPB dan anggota Pembina KMNU IPB)

“Kalau Anda tukang, alat kerja yang diajarkan buku ini untuk anda pakai adalah waterpas. Anda bisa saja tidak pakai, tapi kemungkinan besar bangunan yang anda bangun jadi doyong dan gampang ambyar.” (Bosman Batubara, PhD Candidate at the IHE Delft Institute for Water Education in the Netherlands).

 

Eksistensi Perubahan dan Pengaturan Tanah Ulayat/Adat

Eksistensi Perubahan dan Pengaturan Tanah Ulayat/Adat
254 Downloads

Judul: Eksistensi Perubahan dan Pengaturan Tanah Ulayat/Adat

Editor: Ahmad Nashih Luthfi, Westi Utami, M. Nazir Salim, Asih Retno Dewi

Penerbit: STPN Press

Tahun terbit: Desember 2019
Lima laporan riset bertopik tanah adat yang disajikan dalam tulisan ini tidak dimaksudkan untuk memeriksa hipotesa UUPA diatas. Namun kesulitan-kesulitan untuk menjumpai hak ulayat versi konsep akademik dan aturan hukum di lokasi-lokasi penelitian, menggoda kita untuk mengamini apa yang dipikirkan oleh UUPA. Penelitian mengambil lokasi di Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Kalimantan Tengah.