Kelembagaan

21 November 2012 by no comments

Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada MasyarakatSekolah Tinggi Pertanahan Nasional (PPPM―STPN) merupakan bagian dari organisasi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional yang diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1993 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Keputusan Menteri Negara Agraria / Kepala BPN Nomor 20 Tahun 1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, dan Keputusan Kepala BPN Nomor 2 Tahun 2001 tanggal 13 Februari 2001 sebagaimana diatur dalam Pasal 29 sampai dengan Pasal 31. Kegiatan utama di Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional adalah melaksanakan pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat dengan berkonsentrasi dalam bidang Policy and Political Sciences yang mengambil sub bidang kajian Land and Agrarian Studies. Dalam pelaksanaan tugas tersebut Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat berfungsi untuk melakukan penelitian terapan di bidang pertanahan, penyebaran informasi hasil penelitian terapan, pengenalan ilmu dan teknologi kepada masyarakat dalam bidang pertanahan dan peningkatan keterkaitan program STPN sesuai kebutuhan masyarakat. Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Negara Agraria / Kepala BPN Nomor 20 Tahun 1993 tanggal 29 November 1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional yang awalnya bernama Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diubah dengan Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 Tahun 2001 tertanggal 13 Februari 2001 tentang Statuta Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di Yogyakarta dengan nama Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan sarana dan prasarana yang menunjang ruang lingkup kegiatan pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Dasar Hukum

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dibentuk berdasarkan:

  1. Keputusan Menteri Negara Agraria / Kepala BPN Nomor 20 Tahun 1993 tanggal 29 November 1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.
  2. Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 Tahun 2001 tanggal 13 Februari 2001 tentang Statuta Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di Yogyakarta.
  3. Pedoman KNAPPP No. 02 Tahun 2007 tentang Persyaratan Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan.

Visi, Misi, Budaya Kerja.

Visi:

PPPM STPN sebagai pusat penelitian dan pengembangan IPTEK serta pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang terkemuka di bidang pertanahan untuk mendorong terwujudnya tanah bagi keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Misi:

  1. Mengelola kegiatan penelitian dan pengembangan IPTEK di bidang pertanahan dan keagrariaan;
  2. Mengelola kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanahan dan keagrariaan yang berbasiskan penelitian;
  3. Membangun dan mengembangkan sistem informasi penelitian IPTEK di bidang pertanahan dan keagrariaan;
  4. Membangun dan mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional dalam kegiatan penelitian, penerapan pengembangan IPTEK di bidang pertanahan dan keagrariaan;
  5. Mendukung lembaga-lembaga BPN RI dan organ pemerintah lainnya serta masyarakat dalam menggali, memanfaatkan serta mengelola    hasil-hasil penelitian, penerapan dan pengembangan IPTEK di bidang pertanahan dan keagrariaan;
  6. Mendorong kegiatan penelitian dan pengembangan IPTEKS ke arah perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI);
  7. Mendorong penyebarluasan hasil-hasil penelitian, penerapan dan pengembangan IPTEKS untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat.

Budaya Kerja:

  • Bersikap terbuka antara sesama.
  • Membangun kepercayaan antar anggota.
  • Mengembangkan budaya team work.
  • Menciptakan komunikasi secara kekeluargaan.
  • Bekerja dengan menjunjung tinggi nilai-nilai reflektif, pengorbanan diri, dan pengabdian.