PENELITIAN STRATEGIS TAHUN 2013

5 February 2016 by no comments Posted in Penelitian

Penelitian Strategis Tahun 2013 Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (PPPM-STPN) mengusung bingkai penelitian “Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan untuk Optimalisasi Pelaksanaan Redistribusi Tanah dan Pelayanan Pertanahan.” Penelitian diikuti oleh para dosen STPN serta para pengggiat, peneliti, dan dosen dari berbagai universitas di Indonesia.

            Kegiatan penelitian merupakan urat nadi dan wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Penelitian Strategis diinisiasi PPPM-STPN sebagai sarana untuk mengumpan bahan ajar maupun materi pengayaan perkuliahan yang dikembangkan oleh para dosen. Penelitian Strategis tahun 2013 ini dilaksanakan dalam 2 (dua) periode penyelenggaraan yaitu termin pertama dilaksanakan pada bulan april 2013 yang diikuti oleh 14 (empat belas) tim peneliti. di Lampung, Blora, Pekalongan dengan 2 judul penelitian yaitu pembangunan minapolitan dan kajian pemanfaatan ZNT, Bangka belitung, Sukoharjo dengan 2 judul yaitu ZNT dan legalisasi aset, Bali, Gombong, Sulawesi Selatan, Rawa Pening, Salatiga, Simalungun, serta Gresik dan Jember. Sedangkan termin kedua diikuti oleh 6 (enam) tim peneliti yang terdiri dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sumatera Utara, dan 3 lokasi di Jawa Tengah.

Berikut judul penelitian tersebut :

  1. Penyelesaian Konflik Penguasaan dan Pemilikan Tanah di atas Hak Pengelolaan (Studi di Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Propinsi Lampung).
  2. Sinergi Kantor Pertanahan Dengan Kelompok Tani Dalam Memberdayakan Petani (Studi Di Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah).
  3. Pengadaan Dan Rasionalitas Peta Zona Nilai Tanah BPN RI Serta Prospek Pemanfaatannya Sebagai Peta Tunggal Untuk Berbagai Kepentingan Fiskal Di Kota Pekalongan.
  4. Pembangunan Minapolitan Berbasis Penataan Ruang Pesisir Kota Pekalongan.
  5. Marine Kadaster Di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  6. Kesesuaian Hasil Penilaian Yang Tertuang Di Kutipan Informasi Nilai Tanah Dengan Nilai Pasar Tanah (Studi Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013).
  7. Problematika  Pendaftaran  Tanah  dan  Pemberian  Akses  Reform  dengan Program Larasita (Studi   di  Kabupaten Sukoharjo).
  8. Dinamika Pengelolaan Tanah Adat Di Kabupaten Gianyar Dan Bangli Provinsi Bali.
  9. Penguasaan Dan Pemilikan Atas Tanah Pulau-Pulau Kecil di Propinsi Sulawesi Selatan.
  10. Tata Kuasa Sumber Daya Agraria (Studi Di Desa Bajelan Dan Kelurahan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang).
  11. Pola Spasial Sertipikasi Tanah Di Kota Salatiga.
  12. “Petani Penggarap dan Pengusaha Perkebunan”: Dinamika Penguasaan dan Konflik Pertanahan dalam Kasus Reklaiming Lahan di Bandar Betsy, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
  13. Kajian Hukum Pemberian Hak Atas Tanah Di Areal Pertambangan Melalui Pendekatan  Kasus Tambang Kapur Di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Jember.
  14. Profil Dan Evaluasi Ekonomi Dampak Penambangan Batu Bara Di Kalimantan Timur.
  15. Penataan Sistem Tenurial Atas Sumber Daya Agraria Di Provinsi Sulawesi Tenggara (studi hubungan hukum dengan tanah  dan galian tambang).
  16. LARASITA Sebagai Terobosan Pelayanan Pertanahan (Studi di Kantor Pertanahan Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara).
  17. Intervensi Stakeholder Dalam Pelestarian Fungsi Hutan Di Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.
  18. Tingkat Ketepatan Sasaran  Penentuan Subyek Penerima Tanah Redistribusi di Desa Kebongulo, Kecamatan Musuk,  Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.

Keseluruhan penelitian ini diarahkan untuk menguak berbagai permasalahan terkait sengketa agraria yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia sebagai salah satu sarana untuk memutakhirkan bahan ajar serta pengkayaan materi perkuliahan yang dapat dikembangkan di kelas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story